Flashing Xiaomi Redmi Note 3 / Pro SnapDragon

Teman saya baru membeli Redmi Note3 Pro versi SnapDragon, seperti biasa ROM bawaan distributor selalu gak beres dan suka nongol ads nya ( si distributor mau nyari duit mungkin ). Hari ini saya diminta tolong untuk melakukan Flashing Xiaomi Redmi Note 3 Pro SnapDragon milik dia.

fastboot-mode-logo
Lagi-lagi flashing fastboot

Karena tidak punya pengalaman flashing Xiaomi tipe ini sebelumnya, seluruh steps saya ikuti dari tutorial disini. Posting ini bentuknya hanya translation / terjemahan serta ditambah beberapa baris pengalaman pribadi dalam proses Flashing Xiaomi Redmi Note 3 Pro SnapDragon. HP yang dimiliki teman saya tidak dapat di flash dengan menggunakan Miflash secara standar karena posisi bootloader di locked.

Jika kita hanya menggunakan software MiFlash yang tersedia, besar kemungkinan flashing tidak akan bisa terjadi dengan status : “Phone is Locked”. Sebenarnya jika kita tetap bersikeras mau menggunakan MiFlash tanpa mengikuti Tutorial ini juga bisa, tinggal log in ke mi account dan request bootloader unlock dari website MIUI. Proses permintaan unlocking bootloader memakan waktu maksimal 12 hari dengan proses yang panjang, melelahkan dan seringkali tidak berhasil ( banyak complainan dapat dibaca di forum MIUI ). Karena itu saya pribadi menyarankan untuk menggunakan cara yang ditulis disini.

Harap baca baik-baik petunjuk dan ikuti secara mendetail karena kesalahan flashing dapat menyebabkan HP anda padam total.

Step pertama adalah menyiapkan file-file yang diperlukan dan beberapa persiapan awal :

  1. File Fastboot Dapat di download dari Website MIUI – File ini berukuran besar, diatas 1GB. Pilih Redmi Note 3 Qualcomm Stable, boleh China atau Global. Tetapi disarankan Global karena ROM China tidak bisa lock GPS di Indonesia. ( Jangan pilih versi MTK atau DEVELOPER ). Ekstrak file Fastboot ke folder yang mudah ditemukan ( saran saya di c:\note3fb )
  2. File MiFlash ROM Flashing Tool dari Website MIUI – File ini ada di bagian “step 1” pada website disamping. Lalu Install.
  3. File Minimal ADB & Fastboot dari Website XDA Developer – Download dan install file ini di folder yang mudah ditemukan ( saran saya di c:\adbfastboot ).
  4. File Batch untuk replace Batch Fastboot di SINI – Download file tersebut kemudian ekstrak dan timpa semua file di dalam ke folder fastboot yang telah di ekstrak ( c:\note3fb )
  5. Pastikan anda menggunakan Windows versi 64-BIT karena MiFlash hanya dapat berjalan di Windows-64 Bit, Jika dipaksakan akan terjadi error “Not enough storage to process this command” dan Xiaomi Anda akan terperangkap pada BOOTLOOP (MASALAH BESAR). 
  6. Aktifkan USB DEBUGGING pada HP anda dengan cara : Ke Settings > About Phone > Tekan “MIUI Version” 7 kali untuk mengaktifkan developer options, lalu balik ke Settings > Additional Settings > Developer Options > USB Debugging.

Step ke dua, memasuki mode EDL dari perintah ADB :

  1. Colokkan kabel USB pada HP.
  2. Buka Windows Explorer lalu masuk ke folder dimana kita install tool Minimal ADB & Fastboot sebelumnya ( saya di c:\adbfastboot ), kemudian ketik “cmd” pada address bar windows explorer.

    Seperti Ini
    Seperti Ini
  3. Setelah Command Prompt nongol, ketik : adb devices untuk mengaktifkan mode ADB di HP, pada saat ini akan muncul notifikasi “Authorize USB Debugging” pada HP Anda. Setelah kita menekan “Confirm”, ketik : adb devices lagi untuk memastikan HP telah terhubung dengan komputer. Jika berhasil maka akan muncul angka dan huruf panjang dengan “Device” di sebelahnya ( sebelumnya “Unauthorized” jika kita belum melakukan otorisasi ).
  4. Ketik : adb reboot edl (ADB REBOOT EDL), jika berhasil maka Xiaomi Redmi Note 3 / Pro SnapDragon anda akan padam dan lampu merah notifikasi berkedip.

Step ke tiga, melakukan flash :

  1. Jika MiFlash telah terinstall, maka device driver Qualcomm akan secara otomatis terinstall dan device akan terdetect dengan sendirinya, tetapi jika belum, maka kita harus mengecek device manager dan melakukan update device driver ke folder instalasi MiFlash dan menginstall driver Qualcomm secara manual.
  2. Jalankan Aplikasi Miflash.exe yang telah di install sebelumnya. “Run As Administrator … “
  3. Klik “Browse”, lalu pilih folder dimana kita telah melakukan ekstrak dan timpa file pada ROM Fastboot yang tadi ( c:\note3fb ).
    browsemiflash
  4. Kemudian Klik Refresh, Jika steps diatas sudah benar semua maka Xiaomi Redmi Note 3 / Pro SnapDragon akan muncul pada daftar, Klik pada “FLASH ALL”.
    flash_all
  5. Langkah terakhir adalah klik “FLASH” kemudian tunggu sampai progress bar mencapai 100%, STEPS INI AMAT PENTING, PASTIKAN KOMPUTER TIDAK PADAM, HANG, KABEL USB HP JANGAN DICABUT SAMPAI PROGRESS MENCAPAI 100%.
    finish
  6. Setelah flashing selesai, cabut kabel dan tekan tombol power sampai HP Anda Bergetar sekali.

Selamat anda telah sukses melakukan Flashing Xiaomi Redmi Note 3 / Pro SnapDragon

 

Beberapa kendala yang saya temui :

  1. Setelah perintah “ADB REBOOT EDL”, dan SEBELUM FLASHING. Komputer error sehingga harus di restart, setelahnya Handphone tidak bisa dihidupkan. Tidak dapat terdeteksi di Device Manager (USB DEVICE NOT RECOGNIZED). Solusi : Balikkan posisi Handphone ke mode Fastboot dengan cara menekan Volume turun dan power secara bersamaan, setelah masuk mode fastboot, reset HP Seperti biasa.