Novel Xianxia / Wuxia Bahasa Indonesia

Update 29/09/16 – Saya sedang menerjemahkan Novel Xianxia A Thought Through Eternity oleh Er Gen ke Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan pada saat saya ada waktu luang karena saya merasa novel ini sungguh amat menarik untuk dibaca.

 

Karena saya selama berbulan-bulan ini sedang hobi membaca Novel Online, di postingan kali ini saya akan membahas novel jenis Xianxia dan Wuxia. Dua genre novel ini berasal terutama dari China.

Wuxia terdiri dari kata Wu ( silat / militer / bersenjata ) dan Xia ( Pahlawan ), yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia sebagai Cerita Silat / Cersil. Sebenarnya genre ini telah ada di Indonesia sejak lama, dan komik dan film nya lumayan populer ( tapak sakti, long hu men, dll ).

Genre satu lagi adalah Xianxia yang merupakan turunan dari Wuxia, terdiri dari kata Xian ( dewa ) dan Xia ( Pahlawan ), yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia bisa menjadi Cerita Dewa ( agak rancu, tetapi sampai sekarang belum ada terjemahan baku nya – Atau ada terjemahan tapi saya engga tau ). Bahkan di China juga genre ini termasuk baru, jika cerita wuxia alur nya mengenai pahlawan masih dengan settingan khusus, walaupun memiliki kemampuan khusus tetapi masih manusia, di Xianxia cerita nya lebih ke dunia fantasi ( terkadang bisa di bumi tetapi banyak settingan yang tidak benar2 ada di bumi ), atau dunia dewa dewi yang bisa terbang, menciptakan dunia, dll. Contoh film dan cerita xianxia paling klasik salah satu nya adalah Kera Sakti, dan legenda 8 dewa.

Saya pertama kali mengenal xianxia sejak membaca komik “Coiling Dragon”, karena saya tidak sabar menunggu penerjemah komik nya menyelesaikan terjemahannya, maka saya mencari melalui google dan menemukan situs WuxiaWorld dan membaca novel tersebut sampai tamat disana. Seperti biasa, pada cerita yang diangkat ke Film dan Komik, banyak adegan dan detail yang dihilangkan dan di ubah sedemikian rupa, pastinya tidak se seru asli nya.

Pertama-tama saya agak bingung, kenapa Novel-Novel Xianxia yang begitu seru dan enak dibaca tidak diterjemahkan ke Bahasa Indonesia? supaya semua orang Indonedia yang tidak bisa membaca Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin dapat menikmati bacaan yang se-seru itu. Untuk mendapat jawaban tersebut, saya pernah mencoba menterjemahkan Novel Xianxia favorit saya yang sekarang ini yaitu I Shall Seal The Heaven ( Saya akan menyegel khayangan ).. ternyata tidak semudah itu untuk menterjemahkan novel tersebut, banyak kata-kata rancu dan sangat memusingkan yang harus dipelajari lebih jauh dan diteliti.

Contoh :

Cultivator – Maksudnya adalah seseorang yang telah memilih jalan menjadi dewa, orang ini mempunyai kesaktian diatas manusia biasa. Secara definisi di bahasa Inggris adalah orang yang mengembangkan sesuatu ( lebih ke kualitas, kemampuan )

Di Bahasa Indonesia, agak rancu mau disebut apa.. Manusia Setengah Dewa kah?.. Manusia Sakti kah? Pendekar kah ?… atau Kultivator saja? Tetapi apakah pembaca dapat mengerti jika ditulis kultivator saja?..

Atau pembaca akan mengira bahwa kultivator adalah :

kultiv1_full
Kultivator di Bahasa Indonesia

Bukan

15_ISSTH
Kultivator yang dimaksud

Selain dari istilah itu masih banyak lagi istilah-istilah lain yang amat dekat dengan taoisme yang sebenarnya tidak terlalu berakar di Indonesia, oleh karena itu banyak istilah yang tidak bisa di “terjemahkan” ke Bahasa Indonesia.

 

Contoh cara terjemahan :

三界独尊 ( Sānjiè dú zūn ) / Sovereign Of Three Realms

1456818900081

Jika dijabarkan 三 adalah Tiga

界 Jika berdiri sendiri adalah lingkaran, tetapi di judul ini karena dia adalah Xianxia, maka 界 adalah 界 yang digabungkan dengan 世 Menjadi 世界 Yang artinya “Dunia”.

独 adalah sendiri atau satu. Pemakaiannya biasa di 独子 ( duzi = anak laki-laki satu-satu nya ).

尊 adalah yang terhormat / senior / yang dihormati. Kata ini merupakan ekspresi pangkat, tidak biasanya berdiri sendiri.

三界独尊 Jika digabungkan maksudnya adalah Satu yang paling terhormat di tiga dunia. Bisa juga seperti terjemahan Bahasa Inggris Sovereign Of Three Realms yang artinya Raja Tiga Dunia.

Oleh karena beberapa contoh diatas, setelah dipikir lebih panjang, kita sebenarnya bisa menerjemahkan Novel tersebut ke dalam Bahasa Indonesia, tetapi kita harus terlebih dahulu melakukan penelitian ke dalam topik-topik paranormal dan spiritual khas taoisme untuk bisa melakukan terjemahan. Selain itu banyak istilah-istilah yang harus diterjemahkan secara bebas ke Bahasa Indonesia itu sendiri. Hal yang sama juga terjadi pada terjemahan dari Bahasa Mandarin asli ke Bahasa Inggris, bukan cuma sekali saya membaca si penerjemah mengeluhkan istilah-istilah yang rancu dan memusingkan, serta tidak jarang si penerjemah salah tafsir kepada sebuah istilah, yang setelah lewat ratusan chapter, ternyata istilah dan nama tersebut setelah dibaca dan di teliti tidak nyambung dengan ceritanya. Misalnya “Blood Demon Immortal” seharusnya “Blood Immortal” .. karena “Blood Immortal” bukan “Demon”.. masih ada karakter lain dengan “Demon” yang memiliki relevansi besar ke cerita tersebut.

Sayang sekali, jika kita bukan orang yang bisa mengerti bahasa inggris, mungkin masih jauh perjalanan novel-novel genre seperti ini untuk bisa diserap oleh pembaca Berbahasa Indonesia.