KOMINFO KERJANYA APA SIH?!

KOMINFO KERJANYA APA SIH?! itulah yang terlintas di pikiran saya pada kesekian kalinya saya menerima telepon penipu yang pura-pura kenal dengan saya.

Pertama kali kejadian sekitar 2 bulan lalu, si penipu telepon dan pura-pura bilang “R**ky sombong ya lu skrg, gak kenalin gua lagi, lu gak save nomor saya ya, mentang-mentang udah sukses di JKT” .. Kenapa saya tahu itu penipu? 1. Saya gak punya teman yang cara bicaranya iseng spt itu 2. Soal sukses biasa aja, soalnya menurut saya sendiri, saya belum sukses amat. 3. Kalaupun itu beneran teman, gua gak butuh teman ganjen kek gitu. Awalnya yang bikin ragu adalah dia tau nama saya, canggih skrg, penipu sudah tahu nama nomer yg ditlp ( berarti dia pake database ).

Kedua kejadian beberapa minggu lalu, “Os****, lu ms ingat gw gak? parah lu gak save nomer gua” .. gua ketawa, maki trus tutup. Ke tiga kali kejadian beberapa hari lalu, “Bro, gua mau ks tau elo nomer baru gua nih”. Terus tadi jam 5 pagi ada no tlp gak dikenal tlp juga.

Saya coba cari tahu dimana saya bisa melaporkan gangguan spt ini, ternyata.. gak ada channel atau apapun itu yang disediakan oleh pemerintah untuk melaporkan nomor-nomor penipu seperti ini. Ada hotline SMS laporan untuk masing-masing operator telekomunikasi tetapi formatnya hanya untuk SMS penipuan. Kalo untuk telepon penipu spt ini benar-benar nihil. Padahal banyak kejadian penipu seperti ini menghipnotis lawan bicara, menipu uang puluhan juta sampai berpura-pura menjadi polisi.

Saya bingung apakah menanggulangi hal seperti ini adalah tanggung jawab Kepolisian atau Kominfo? Kalo Kominfo bukankah sudah menerapkan wajib KTP dan KK untuk bisa mendaftarkan nomor HP? Selain itu apakah ada caranya saya mengetahui berapa banyak nomor HP terdaftar atas KTP dan KK saya? Saya baca di artikel bahwa kita bisa mengecek Dengan SMS ke setiap operator. Itu juga bingung soalnya saya seharusnya dapat mengetahui berapa banyak nomor atas nama saya tanpa ada keterbatasan dari operator. Contoh : Jika ada yang mendaftarkan nomor prabayar atas nama dan KK saya dan digunakan untuk menipu, saya bisa tahu darimana? masa iya saya harus selalu siapkan kartu dari semua operator hanya untuk mengeceknya?

Kalo misalnya saya harus lapor ke polisi, dan disuruh bikin laporan dan birokrasi yang panjang gila-gilaan tanpa saya mengalami kerugian materil secara nyata, saya berani jamin 10000% pihak kepolisian tidak akan memproses laporan tsb. Itulah jeleknya kepolisian RI ini, harus sudah ada korban / tumbal yang dirugikan, baru mereka akan jalan. Contoh: Penipuan mama minta pulsa yang sempat marak sebelumnya kan sudah terjadi sekian lama, bahkan saya pernah kena tipu sekali gara2 saya kurang fokus dan mengira mama saya benar-benar minta pulsa, dan kebetulan akses saya ke pulsa itu mudah tinggal telepon teman minta diisikan. Polisi gak bergerak sampai-sampai hal tersebut benar-benar meresahkan masyarakat dan banyak laporan.

Tapi secara logika sih harusnya yang begini ini domainnya Kominfo. Kalo ngomong Kominfo beneran jengkel maksimal sih saya. Reddit diblokir krn ada pornografi katanya. Tumblr juga diblokir krn ada pornografi, website yang saya pakai untuk translate Bahasa Mandarin ke Inggris diblokir tanpa alasan jelas, website baca manga diblokir krn pornografi. Saya sempat email protes berkali-kali tanpa ada balasan, tanpa ada yang menjelaskan kenapa website tersebut diblok. Contoh Reddit dan Tumblr, walaupun ada pornografi kan bukan salah website itu, google aja kalo kita search image porn akan muncul banyak, Twitter coba search memek atau keyword porno pasti muncul semua, Facebook juga sama. Masa iya ada kecoa seekor terus satu bangunan kita bakar?. Okelah kalo mau blokir spt China gt ( China komunis loh btw ) .. setidaknya berikan alternatif seperti : weibo, QQ, Sina dll. Aneh banget kalo jadi Kominfo kerjanya cuma blokar blokir blokir aja mending sini saya aja yg jadi Kominfo, anak 5 tahun jg ngerti kalo cuma blokar blokir bloker.

Seharusnya hal-hal seperti cyber bullying, penipu telepon dan SMS, hate speech, HOAX, terorisme, dan semuanya juga di perhatikan, jangan melulu selangkangan doank yang dipikirkan. Masyarakat dikasi edukasi soal pemakaian internet dan sosial media yang baik, bikin program ke sekolah-sekolah untuk mengajarkan anak-anak dan guru ( karena banyak juga oknum guru yang terciduk hate-speech). Selain dari itu ya, salah blokir wrong alarm juga dibiarkan gak di audit. Saya lihat artikel banyak juga yang menuntut Kominfo untuk dicopot. Tetapi sampai sekarang gak ada action sama sekali, mungkin karena secara general kinerja nya lumayan. ( yah menteri rate C lah, bukan A atau B atau bahkan D yang calon dicopot ). Semoga Kominfo setelah ini bisa lebih baik lagi.