Cara menjadi Kaya, ala saya

Anda ingin menjadi orang kaya? ya saya juga mau. hahaha, yang saya maksud disini adalah kaya materi tetapi disertai dengan kaya teman dan kaya segalanya. 

Bagi anda yang mempunyai target menjadi orang kaya materi, pasti anda telah banyak mengikuti ceramah motivator, saya tidak tahu apakah anda menyadarinya. Mungkin 99% motivator selalu mengajarkan berusaha, bekerja keras, konsisten, blablabla, hampir semua motivator mengajarkan hal yang mirip. Jujur aja mereka benar sekali. Tetapi sebenarnya kaya itu tidak mudah, ga ada sebuah aturan dan formula yg fixed karena menjadi kaya adalah gabungan dari kerja keras dan keberuntungan. 

Hal pertama yang perlu dipelajari dari orang kaya dan sukses adalah dispilin dan konsistensi, orang kaya tidak mengenal kata lelah dan menyerah, tetapi hal ini bukan berarti bekerja membabi buta dan tidak menyerah sampai kesannya ngeyel. Boleh istirahat jika benar-benar sudah lelah, tetapi pada saat bekerja, jika masih sanggup yah jangan berhenti sampai target tercapai.  Pantang menyerah, tetapi jika kita harus menghabiskan semua modal, waktu dan tenaga untuk hal tanpa hasil, jangan lakukan itu. Kita harus mempunyai rencana dan disiplin, sampai titik mana kita harus berhenti, sampai titik mana usaha tersebut kita harus mencari partner. Sah-sah aja mencari mitra jika kita merasa sudah mentok di satu posisi, lebih baik 2 otak yang jalan daripada 1, kali saja partner itu bisa membantu kita menyelesaikan masalah. 

Coba cek aja, banyak orang sukses dan kaya yang mempunyai etos kerja dengan disiplin tinggi, jika masuk kerja jam 8 yah jam 8 sudah harus masuk. Jika janji ketemu jam 1 yah jam 1 sudah harus di tempat. Jadwalnya begitu yah ikuti jadwal begitu. Alhasil dengan menyadari beberapa poin ini, langkah pertama kita menuju kekayaan telah terbuka. 

Langkah ke dua adalah integritas dan fleksibilitas. Integritas adalah seberapa jauh orang-orang bisa percaya kepada anda, seberapa konsisten anda dengan kata anda. Integritas merupakan salah satu hal yang sangat penting, karena kepercayaan merupakan suatu hal yang mahal. Jangan sekali-sekali kita melakukan hal yang merusak kepercayaan orang, karena kita tidak tahu siapa orang yang akan datang membawa kesempatan untuk menjadi orang kaya kepada kita. Semakin banyak orang yang tidak percaya kepada kita, akan semakin sedikit kesempatan yang akan datang. Disamping itu pada saat kita mengalami musibah, banyak yang malah akan menyumpahi kita. 

Jadi pebisnis itu harus fleksibel, jika perlu memberi hadiah, komisi, sogokan dll, hitung dan jika masih ada keuntungan, jalankan saja. Jangan terlalu idealis, lebih baik menambah teman daripada musuh. Jika ada yang tidak mau mengikuti aturan, mau itu orang lain atau anak buah, selama hal itu tidak terlalu merugikan, biarkan saja. Tutup sebelah mata, cuek dan pura-pura bego. Tegakkan aturan hanya bila kita mengalami kerugian yang terlalu besar. 

Langkah selanjutnya adalah dengan bekerja keras, ingat tidak ada yang gratis di dunia ini, bahkan badan juga harus makan untuk supaya bertenaga. Hukum absolut, energi menjadi materi, semakin banyak energi yang dikeluarkan maka semakin banyak yang akan dihasilkan. Energi disini juga harus fleksibel, pada saat anda mulai merintis, pasti energi pikiran dan fisik yang dikeluarkan akan besar sekali, sejalan dengan waktu, maka energi pikiran akan lebih banyak terkuras daripada fisik. Jangan muluk-muluk dengan mengklaim anda tidak punya energi fisik berlebih karena anda mempunyai energi pikiran yang berlimpah, biasanya hal ini yang sellu diklaim oleh orang gagal. Gak bisa hanya mikir terus uang langsung turun sendiri. Seperti teman saya, dia mengklaim dia telah menulis tesis dan riset tentang online shop sejak 7 tahun lalu dan baru booming sekarang. Hahaha, jika hanya bentuk konsep seperti itu, semua orang juga bs mengklaim, walaupun benar yah itu salah kita sendiri, kenapa ga mau di eksekusi saja pas punya konsep itu? kenapa nunggu nyampe udah orang lain sukses baru kt ngomong kt pernah ada pikiran itu? 

Yang terakhir agak-agak rancu dan abstrak, yaitu keberuntungan dan kesempatan. Ini adalah elemen menjadi orang kaya yang paling sulit ditebak dan diprediksi. Semua elemen dari konsisten, disiplin, kerja keras, berintegritas, fleksibel, tidak serakah, ramah dll berkontribusi dalam dua elemen ini. Ada orang kerja sampai mampus, jika kesempatannya tidak datang, atau jika dia terlalu buta untuk melihat pada saat kesempatan datang, dia tidak akan pernah menjadi orang kaya. Sama juga dengan keberuntungan, entah bagaimana ceritanya ada orang yang kerja mati-matian rajin, tetapi selalu ada musibah melanda. Atau anda kerja sampai mampus tetapi usaha ga untung-untung. Disinilah elemen-elemen yang telah saya bahas dapat berpengaruh, pada saat anda mengalami musibah, rekan-rekan yang yakin dengan integritas anda akan membantu anda, orang-orang yang sebelumnya pernah anda bantu akan datang membantu dengan sendirinya tanpa perlu anda minta, jika anda mempunyai reputasi yang baik, pada saat orang butuh rekan yang bisa dipercaya, mereka juga akan datang mencari anda. Fleksibel jangan terlalu kaku, cari rekan, relasi sebanyak mungkin, bantu orang-orang yang membutuhkan dengan tulus. 

Give and Take, ingat, give duluan baru ada kesempatan take, jangan hanya mikir take ga mikir give. Atau sudah give terus burue mikirin take terus, jangan begitu, karena tidak selamanya kita bisa take, daripada kt paksa take tetapi ujungnya malah mengorbankan integritas, lebih baik kita give dengan tulus. 

Perlu diingat, Kaya materi itu anggap saja adalah bonus, gak mudah untuk mencapai titik tersebut. Banyak faktor yang menentukan, kita sebagai manusia hanya bisa menjalani dengan sepenuh hati, kita harus jeli dan ambil pada saat kesempatan datang, jangan pilih2 pekerjaan dan customer. Karena kita tidak bakalan tahu darimana kesempatan itu datang, jika gagal, ulangi lagi dan lagi. Pada satu titik kita pasti akan mendapatkan apa yang telah kita tanam selama ini.

Komentari Tulisan